Hotman Paris Hutapea Bersedia Bela Febrie Adriansyah Tanpa Bayaran
Pengacara terkenal, Hotman Paris Hutapea, kembali mencuri perhatian publik dengan keputusannya menjadi kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Namun, yang membuat heboh bukan hanya karena kasus yang ditanganinya, melainkan juga pernyataan Hotman yang menegaskan bahwa ia tidak mengharapkan bayaran dalam membela Febrie.
Perbandingan Respons Hotman Paris dalam Kasus Nadiem Makarim dan Febrie Adriansyah
Perbandingan respons Hotman Paris dalam kasus Febrie Adriansyah dengan komentar-komentarnya sebelumnya terkait kasus Nadiem Makarim ramai dibicarakan di media sosial. Perbedaan sikap Hotman yang menyindir pentingnya menggunakan pengacara terbaik untuk Nadiem dan kemudian menegaskan tidak meminta bayaran dalam membela Febrie menimbulkan perdebatan di antara warganet.
Alasan Hotman Paris Menerima Kasus Febrie Adriansyah
Dalam konferensi pers setelah mendampingi Febrie Adriansyah, Hotman menjelaskan bahwa keputusannya menerima surat kuasa dari mantan Jampidsus tersebut bukan didasari oleh faktor materi. Hotman menyatakan bahwa rasa hormat terhadap kinerja Febrie selama menjabat sebagai Jampidsus menjadi alasan utama baginya untuk membela tanpa bayaran.
“Itulah alasannya saya terpanggil. Saya tidak mengharapkan uang dari Jampidsus ini, karena saya tahu tidak mungkin dia bayar saya mahal. Bayaran saya super mahal di Indonesia,” kata Hotman Paris.
Ia juga menilai kontribusi Febrie dalam mengembalikan aset negara dan memulihkan kerugian negara sebagai alasan kuat bagi dirinya untuk memberikan bantuan hukum kepada mantan jaksa itu.
Respon Hotman Paris terhadap Kasus Nadiem Makarim
Sementara itu, ketika menyoroti kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang melibatkan Nadiem Makarim, Hotman Paris tidak bertindak sebagai kuasa hukum. Ia lebih banyak memberikan analisis terhadap jalannya persidangan dan strategi pembelaan yang dianggapnya kurang maksimal.





