Selain dikenal sebagai pelopor produk derivatif kripto, BitMEX juga mengklaim memiliki rekam jejak keamanan yang kuat selama beroperasi. Dalam pernyataannya, perusahaan menyebut tidak pernah kehilangan dana pelanggan akibat peretasan selama hampir satu dekade menjalankan bisnis.
Namun, perjalanan BitMEX tidak selalu mulus. Pada 2020, otoritas Amerika Serikat menindak para pendiri perusahaan karena dianggap melanggar aturan anti pencucian uang (anti-money laundering/AML). Saat itu, BitMEX dituduh mengoperasikan bursa tanpa menerapkan prosedur Know Your Customer (KYC) yang memadai.
Kasus tersebut kemudian diselesaikan melalui kesepakatan dengan pemerintah Amerika Serikat. Sementara itu, mantan CEO BitMEX, Arthur Hayes, bersama sejumlah eksekutif lainnya mengaku bersalah atas pelanggaran Bank Secrecy Act, yang mengatur kewajiban pelaporan dan pencegahan tindak pidana keuangan.
BitMEX Tutup Permanent September 2026
BitMEX, bursa derivatif kripto yang kontroversial, telah mengumumkan rencananya untuk menutup layanan mereka secara permanen pada September 2026. Keputusan ini menandai akhir dari perjalanan 11 tahun bursa yang pernah menjadi salah satu yang paling dominan di pasar.
BitMEX didirikan pada tahun 2015 dan sejak saat itu telah menjadi salah satu bursa terkemuka dalam perdagangan derivatif kripto. Namun, seiring dengan perubahan regulasi dan tekanan dari berbagai pihak, BitMEX menghadapi berbagai tantangan hukum dan reputasi selama beberapa tahun terakhir.
Akhir dari Era 11 Tahun
Dengan penutupan BitMEX yang dijadwalkan pada September 2026, banyak pelanggan dan pengamat pasar merasa bahwa ini adalah akhir dari era bursa yang pernah kontroversial tersebut. Meskipun BitMEX pernah menjadi pemimpin pasar, tantangan hukum dan persaingan yang semakin ketat telah memaksa bursa ini untuk mengambil keputusan sulit.
Keputusan untuk menutup bursa secara permanen juga merupakan refleksi dari perubahan yang terjadi dalam ekosistem kripto secara keseluruhan. Para pelaku pasar kini semakin memperhatikan kepatuhan dan transparansi, dan bursa seperti BitMEX harus menyesuaikan diri dengan tuntutan tersebut.





