Program Bayi Tabung Rp1 Miliar Gagal, Denise Chariesta Stres Berat!
Bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF) menjadi metode harapan bagi pasangan yang mengalami kesulitan memiliki keturunan. Program IVF memiliki tingkat keberhasilan yang semakin menjanjikan berkat kemajuan teknologi dan pendekatan medis yang personal. Salah satu faktor penting dalam keberhasilan IVF adalah usia calon ibu.
Usia Calon Ibu dan Keberhasilan IVF
Menurut ahli fertilitas, Dr. dr. Ivan Rizal Sini, GDRM, MMIS, MBA, FRANZCOG, Sp.OG, usia calon ibu memiliki dampak signifikan terhadap keberhasilan program bayi tabung. Perempuan di bawah usia 35 tahun memiliki peluang keberhasilan yang lebih besar dibandingkan dengan yang berusia di atas 35 tahun. Idealnya, program IVF sebaiknya dilakukan sebelum usia 35 tahun karena setelah usia tersebut, jumlah dan kualitas sel telur akan menurun secara signifikan.
Tingkat Keberhasilan Program IVF
Dr. Ivan juga menyebutkan bahwa Morula IVF Indonesia (Morula) memiliki tingkat keberhasilan program bayi tabung sekitar 50 hingga 60 persen. Peluang keberhasilan ini bisa meningkat jika calon ibu menjalani program sebelum usia 35 tahun. Dengan adanya teknologi Preimplantation Genetic Testing for Aneuploidy (PGT-A), tingkat keberhasilan kehamilan dalam program bayi tabung juga dapat ditingkatkan.
Melalui pendekatan medis yang lebih personal dan kemajuan teknologi, pasangan yang mengalami masalah kesuburan dapat memiliki harapan untuk memiliki keturunan. Program IVF menjadi salah satu pilihan yang banyak dipilih dan menjadi angin segar bagi pasangan yang menginginkan momongan.





