Pemuda Sumut Minta Audit Ulang Dana Stunting Rp103 Miliar – Transparan dan Menyeluruh

by -31 Views

Kepedulian Pemuda Sumut Desak Inspektorat Mandailing Natal Audit Ulang Dana Stunting Rp103 Miliar

Desakan Audit Ulang Dana Stunting

Di Mandailing Natal, tokoh pemuda Sumatera Utara yang dikenal sebagai Misron Saidi atau Ade Batubara, menekankan perlunya audit ulang terhadap penggunaan dana Program Percepatan Penurunan Stunting di kabupaten tersebut. Nilai dana yang digunakan diperkirakan mencapai ±Rp103 miliar. Ade Batubara mendesak Plt. Kepala Inspektorat Mandailing Natal, Munawar, SH., MH, untuk segera melakukan audit menyeluruh guna memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana tersebut.

Audit ulang diminta dilakukan secara objektif, profesional, dan terbuka agar publik dapat memperoleh kejelasan mengenai penggunaan anggaran tersebut. Ade Batubara menekankan pentingnya audit yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga melibatkan evaluasi terhadap pelaksanaan program di lapangan demi transparansi yang lebih baik.

Aspirasi Masyarakat dan Pengawasan Keuangan Negara

Permintaan audit ulang tersebut sejalan dengan aspirasi masyarakat yang menginginkan kepastian terkait efektivitas penggunaan dana stunting. Hal ini juga didukung oleh perhatian DPRD Mandailing Natal, lembaga pengawas, dan aparat penegak hukum terhadap isu tersebut. Ade Batubara menjelaskan bahwa pengawasan terhadap sektor kesehatan harus komprehensif, termasuk pengecekan langsung terhadap layanan di Puskesmas di Mandailing Natal.

Desakan untuk audit mendalam juga sejalan dengan tuntutan sebelumnya terkait pengelolaan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dalam dua tahun mendatang. Pengawasan yang komprehensif di sektor kesehatan diharapkan dapat memastikan manfaat anggaran yang dirasakan oleh masyarakat, bukan hanya dari segi administrasi belaka.

Partisipasi Masyarakat dan Akuntabilitas Anggaran

Ade Batubara menegaskan bahwa permintaan audit ulang ini sejalan dengan prinsip partisipasi masyarakat dalam mengawasi penggunaan keuangan negara. Transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola pemerintahan yang baik menjadi landasan utama dalam desakannya. Ia berharap hasil audit nantinya dapat disampaikan secara terbuka kepada masyarakat.

Anggaran yang digunakan untuk penanganan stunting dianggap sebagai program strategis yang berhubungan langsung dengan masa depan anak-anak Indonesia. Oleh karena itu, penting untuk memastikan setiap pengeluaran dana dapat dipertanggungjawabkan secara transparan guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Maka, jika ditemukan indikasi pelanggaran, Ade Batubara menekankan perlunya proses hukum sesuai ketentuan untuk menindaklanjuti masalah tersebut.

Desakan ini menjadi refleksi dari perhatian serius terhadap pengelolaan keuangan negara dan kebutuhan untuk menjaga akuntabilitas dalam setiap program pemerintah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Source link