Bursa Kripto Korea Selatan Saling Bersaing
Bithumb, bursa kripto terbesar kedua di Korea Selatan, mencatat volume perdagangan sebesar 4,71 triliun won dalam periode yang sama. Meskipun demikian, pangsa pasar Bithumb mengalami penurunan dari 30,7% menjadi 27,1%, menjadikan selisih dengan Upbit semakin lebar.
Likuiditas Perdagangan Semakin Terkonsentrasi
Perubahan ini menunjukkan bahwa likuiditas perdagangan kripto semakin terkonsentrasi pada platform-platform yang lebih besar. Bursa dengan likuiditas tinggi dianggap lebih menarik bagi investor karena mampu mendukung transaksi dalam jumlah besar dan membantu mengurangi selisih harga antara penawaran beli dan jual.
Di sisi lain, bursa-bursa yang lebih kecil seperti Coinone, Korbit, dan Gopax menghadapi tekanan yang makin besar akibat melemahnya aktivitas perdagangan. NexBlock melaporkan bahwa sejumlah platform mulai mencari strategi pertumbuhan baru, termasuk menjalin kerja sama dengan perusahaan sekuritas, memperluas layanan bagi investor institusi, dan melakukan restrukturisasi operasional.
Perubahan dalam Persaingan
Persaingan antar bursa kripto di Korea Selatan diprediksi tidak hanya bergantung pada volume transaksi investor ritel. Dengan adanya penyesuaian strategi dan fokus pada likuiditas, dinamika industri kripto di Korea Selatan terus berkembang.





