Kimpul: Umbi Lokal yang Sedang Viral di Media Sosial
Kimpul, Umbi Unik yang Jadi Sorotan di Media Sosial
Kimpul tiba-tiba menjadi sorotan di media sosial belakangan ini. Umbi lokal yang sebelumnya lebih dikenal di pasar tradisional dan pekarangan rumah kini menarik perhatian netizen setelah muncul dalam berbagai konten di TikTok dan Instagram.
Kementan Perkenalkan Kimpul Sebagai Pengganti Nasi di Diet
Popularitas kimpul meningkat berkat sejumlah kreator konten, salah satunya asal Bantul dengan username @black.sheep8208. Mereka menggunakan kimpul sebagai pengganti kentang dalam berbagai resep makanan, mulai dari mashed potato hingga lasagna. Hal ini membuat umbi kimpul menarik minat banyak orang yang penasaran dengan potensi rasa dan teksturnya.
Bukan hanya popular di kalangan penggemar kuliner, istilah “terkimpul-kimpul” pun mulai ramai digunakan di media sosial seiring dengan makin terkenalnya kimpul.
Apa Itu Kimpul dan Manfaatnya?
Kimpul merupakan jenis umbi-umbian yang masih berkerabat dengan talas. Dikenal dengan nama ilmiah Xanthosoma sagittifolium Schott, kimpul juga disebut sebagai Blue Taro atau cocoyam dalam bahasa Inggris.
Di Indonesia, tanaman ini memiliki berbagai sebutan sesuai dengan daerahnya, seperti talas Belitung, bentul, busil, bote, dan talas kimpul. Meskipun banyak nama, semua merujuk pada tanaman yang sama.
Kimpul adalah tanaman herba tahunan yang dapat tumbuh hingga dua meter. Umbinya tumbuh di sekitar pangkal batang yang berkembang di wilayah tropis Amerika. Tanaman ini kini sudah tersebar luas di Indonesia.
Kimpul: Bahan Makanan yang Beragam
Sebelum viral di media sosial, kimpul telah lama dimanfaatkan sebagai bahan pangan oleh masyarakat di berbagai daerah. Tanaman ini dapat diolah menjadi berbagai hidangan lezat dan bergizi, sehingga mulai mendapat perhatian luas di tengah tren gaya hidup sehat dan diet.





