Bos Bitwise, Matt Hougan, menyatakan bahwa RUU Clarity mengenai aturan kripto kemungkinan akan ditunda hingga musim gugur atau musim dingin 2026 untuk peninjauan lebih lanjut. Hal ini dapat berdampak negatif terhadap investor profesional yang ingin masuk ke pasar kripto.
Konflik Kepentingan dan Sorotan Partai Demokrat
Hougan juga menyampaikan keprihatinannya mengenai kemungkinan RUU Clarity dimasukkan ke dalam paket akhir tahun yang memaksa para legislator untuk melakukan pemungutan suara gabungan terhadap berbagai aturan. Polymarket saat ini memperkirakan peluang RUU tersebut disahkan sebesar 23%, turun drastis dari sekitar 75% pada pertengahan Mei.
Dugaan konflik kepentingan yang melibatkan Presiden Donald Trump terus menjadi fokus perhatian di kalangan anggota parlemen dari Partai Demokrat. Para pihak berharap agar Kongres segera mengesahkan RUU Clarity untuk memberikan kejelasan aturan yang bisa menguntungkan pasar kripto.
RUU Clarity untuk Meningkatkan Kepercayaan Investor
Hougan menegaskan bahwa RUU Clarity bukanlah aturan yang sempurna, namun ia percaya bahwa aturan tersebut akan memberikan dampak positif bagi perekonomian AS, perlindungan investor, etika yang lebih kuat, serta memposisikan AS sebagai pemain utama dalam dunia keuangan mata uang kripto.
Bagi para investor kripto, disarankan untuk melakukan analisis mendalam sebelum membuat keputusan investasi. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang mungkin terjadi akibat keputusan investasi yang diambil.





