Jakarta – Pasar kripto mengalami koreksi pada Senin, (31/8/2026) dengan harga Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) tertekan. Hyperliquid (HYPE) dan Solana (SOL) memimpin penurunan harga di antara aset kripto teratas.
Menurut data dari coinmarketcap.com, harga Bitcoin turun 0,94% dalam 24 jam terakhir dan melemah 0,31% selama sepekan terakhir. Saat ini, harga Bitcoin berada di posisi US$ 77.460,34 atau sekitar Rp 1,37 miliar.
Sementara itu, harga Ethereum (ETH) juga terpangkas 1,64% dalam 24 jam terakhir dan susut 1,73% selama sepekan terakhir. Harga ETH saat ini berada di posisi US$ 2.416 atau sekitar Rp 42,89 juta.
Stablecoin seperti Tether (USDT) turun 0,01% dalam 24 jam terakhir dan mengalami penurunan 0,02% dalam seminggu terakhir, dengan harga saat ini di posisi US$ 0,9998. Binance Coin (BNB) juga mengalami penurunan harga sebesar 1,15% dalam 24 jam terakhir dan merosot 2,48% dalam seminggu terakhir, dengan harga saat ini di posisi US$ 684,25.
XRP mengalami penurunan harga sebesar 2,56% dalam 24 jam terakhir dan turun 10,22% selama seminggu terakhir, dengan harga saat ini di posisi US$ 1,35. Sedangkan USDC juga turun 0,01% dalam 24 jam terakhir dan mengalami penurunan sebesar 0,01% dalam seminggu terakhir, dengan harga saat ini di posisi US$ 0,9999.
Solana (SOL) merupakan salah satu aset kripto teratas yang mengalami penurunan harga terbesar, yakni sebesar 3,37% dalam 24 jam terakhir. Namun, harga SOL naik 7,03% selama seminggu terakhir dan saat ini berada di posisi US$ 101,84.
Sedangkan Tron (TRX) melemah 1,53% dalam 24 jam terakhir dan turun 2,3% selama seminggu terakhir, dengan harga saat ini di posisi US$ 0,3357.
Pasar kripto saat ini sedang mengalami koreksi, dengan sebagian besar aset teratas seperti Bitcoin dan Ethereum mengalami tekanan harga. Hyperliquid dan Solana menjadi aset yang paling terpengaruh oleh penurunan harga pada hari ini.
Sumber: Lihat sumber berita
